komplex Masjid Agung Sheikh Zayed

komplex Masjid Agung Sheikh Zayed

Setelah menelusuri keindahan Masjid Agung Sheikh Zayed Abu Dhabi dari luar, saatnya kita nikmati keindahan interiornya. Berikut ulasannya.

Kaligrafi

kaligrafi asma'ul husna

kaligrafi asma’ul husna

Desain kaligrafi yang terdapat pada masjid Sheikh Zayed menggunakan tiga jenis huruf kaligrafi yaitu Naskhi, Thuluth dan Kufi yang disusun oleh Mohammed Al Tamimi Mandi dari UAE, Farouk Haddad dari Suriah dan Mohammed Allam dari Yordania. Pengerjaannya di awasi oleh para seniman ahli dari berbagai negara.

Seni Bunga dan Tanaman

hiasan bunga masjid

seni bunga dan tanaman di masjid

Masjid Agung Sheikh Zayed mempunyai interior yang sangat cantik karena desain bunga dan tanaman di ruangan dalam dan luarnya. Pada dinding ruangan kecil sebelum aula utamanya berhias warna warni bunga dan tanaman. Demikian juga dengan ruangan doa utamanya memiliki seni geometris islam di padu dengan hiasan bunga yang indah.

Kolom

Kolom masjid

Kolom masjid

Terdapat 96 kolom di dalam ruang doa utama Masjid Agung Sheikh Zayed yang berhias mutiara. Merupakan satu dari beberapa kecil tempat yang bisa anda temui seni yang seperti demikian.

Kiblat

Pada dinding kiblat masjid Sheikh Zayed terukir 99 nama Allah dengan menggunakan huruf kaligrafi jenis Kufi yang di deaain oleh ahli kaligrafi ternama dari UAE, Mohammed Mandi Al Tamimi. Di dinding yang sama juga terpasang pencahayaan model fiber optic yang membuat dinding seperti bersinar.

Kiblat dan mimbar Masjid Agung Sheikh Zayed

Kiblat dan mimbar Masjid Agung Sheikh Zayed

Mimbar

Mimbar masjid Sheikh Zayed terletak disebelah kanan tempat imam beribadah. Memiliki 11 anak tangga yang memungkinkan penceramah dapat terlihat oleh para jemaah. Terbuat dari kayu cedar dengan ukiran berbentuk bunga dan kerang. Dihiasi dengan mutiara, kaca dekor dan emas putih. Mimbar ini mempunyai kubah kecil sebagai atapnya dilengkapi dengan ornamen bulan sabit di mahkotanya.

BACA JUGA:  Bagaimana Cara Menuju ke Masjid Agung Sheikh Zayed?

Karpet

karpet merah Masjid Agung Sheikh Zayed

karpet merah Masjid Agung Sheikh Zayed

Hal yang menakjubkan lainnya dari Masjid Agung Sheikh Zayed ini adalah karpet di ruangan doa utama. Besarnya karpet ini mencapai 5.625 meter persegi yang merupakan karpet buatan tangan dari Iran dengan mengerahkan 1.300 pengrajin Iran yang terbuat dari 35 ton wol dan 12 ton kapas atau 70 persen wol dan 30 persen katun yang berasal dari Selandia Baru dan Iran . Mempunyai total 2.268.000.000 simpul tangan. Desain karpetnya yang rumit dibuat oleh pembuat karpet sekaligus seniman generasi ketiga, Dr. Ali Khaliqi.

karpet hijau Masjid Agung Sheikh Zayed

karpet hijau Masjid Agung Sheikh Zayed

Pembuatannya memakan waktu dua tahun. Dimana untuk mendesainnya membutuhkan waktu sekitar 8 bulan. Untuk mengerjakan simpulnya sendiri diperlukan waktu 12 bulan. Sisanya digunakan untuk pemotongan, meratakan hingga menenun potongan-potangannya hingga menjadi satu lembaran karpet. Berat dari karpet ini sekitar 35 ton.

Terdapat 25 warna alami pada karpet ini dimana warna hijau lebih dominan karena merupakan warna kesukaan almarhum Sheikh Zayed bin Sultan Al Nahyan. Pada karpet tersebut juga terdapat garis horisontal yang sedikit lebih tinggi yang dipakai untuk menyamakan barisan ketika bersembahyang. Garis ini tidak akan terlihat dari jauh. Hanya ketika anda bersembahyang saja garis ini akan terlihat. Ini merupakan bagian dari manfaat teknik simpulnya.

Lampu Gantung

Lampu gantung ruang utama

Lampu gantung ruang utama

Masjid Agung Sheikh Zayed memiliki 7 lampu gantung yang berada di tiap-tiap ruangan atau aula dan serambi masjid, dibuat oleh perusahaan Faustig di Munich, Jerman. Lampu tersebut merupakan gabungan dari jutaan kristal swarovski. Lampu gantung terbesar di masjid ini terletak di ruangan sembahyang utama, dikenal sebagai lampu gantung terbesar kedua di dalam masjid, terbesar ketiga di dunia, memiliki diameter 10 meter, tinggi 15 meter dan berat 12 ton.

BACA JUGA:  Jadwal Kunjungan ke Masjid Agung Sheikh Zayed untuk Umum

Dua versi lampu gantung yang lebih kecil dengan desain yang sama (terletak juga di ruang sembahyang utama) dengan masing-masing seberat 8 ton. Empat lampu gantung berwarna biru dengan desain dan ukuran yang serupa terletak di pintu masuk serambi sekitar masjid. Yang terbesar dari lampu biru tersebut mempunyai berat sekitar 2 ton dan terletak di pintu masuk lobi utama.

Semua lampu gantung terbuat dari stainless steel dan kuningan yang berlapiskan emas kira-kira 40 kg emas 24 karat yang digunakan untuk proses galvanis atau melapisinya. Panel kaca bertatahkan kristal Swarovski terpasang juga pada semua lampu tersebut.

Perpustakaan

Perpustakaan Sheikh Zayed Grand Mosque Abu Dhabi

Perpustakaan Sheikh Zayed Grand Mosque Abu Dhabi

Di dalam masjid Sheikh Zayed juga terdapat perpustakaan yang bisa diakses oleh umum. Letaknya di menara sebelah utara. Anda juga bisa meminjam koleksi buku yang ada di sana. Untuk non staff, anda bisa meminjam sebanyak 3 buku dengan masa berlaku 15 hari dan dapat diperpanjang satu kali selama 15 hari berikutnya. Untuk memperpanjang masa pinjaman, anda bisa melakukannya dengan datang langsung ke meja sirkulasi atau via telephone ke nomer 02 4191919 selama jam perpustakaan buka.

Jadwal Perpustakaan

Perpustakaan dibuka untuk hari biasa dengan jadwal sebagai berikut:

Minggu-rabu : Jam 9 pagi – jam 9 malam
Kamis. : Jam 9 pagi – jam 4 sore
Sabtu. : Jam 10 pagi – jam 5 sore
Jumat TUTUP

Selama bulan Ramadan perpustakaan buka setiap hari minggu – kamis jam 9 pagi hingga jam 3 sore. Sementara untuk jumat dan sabtu tutup.

Selanjutnya baca Cara Menuju ke Masjid Agung Sheikh Zayed

Related Post